Showing posts with label Flashing. Show all posts
Showing posts with label Flashing. Show all posts

Monday, March 15, 2010

Ponsel Jatuh


Ponsel jatuh tentu bukan masalah baru, dan biasanya hal itu terjadi karena unsur ketidaksengajaan. Terjatuhnya ponsel bahkan bisa menjadi masalah permanen, apalagi jika terjadi berulang-ulang. Tanpa sengaja ponsel kita terjatuh, karena ponsel terjatuh maka ponsel bisa saja mati, setelah itu kita coba nyalakan kembali ponsel kita tetapi ponsel tidak mau nyala kembali alias mati total.

Berikut prosedur perbaikannya :

Hindari untuk langsung memeriksa dan menguji ponsel dengan power supply, hal ini dimaksudkan untuk mencegah hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel. Sebab kemungkinan besar setelah ponsel terjatuh maka letak daripada komponen ataupun modul dalam ponsel berubah dan tidak pada tempatnya, inilah yang dikuatirkan bisa menyebabkan hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel.

Jadi usahakan terlebih dahulu ponsel tersebut harus dibongkar, dipanasi (diblower), kemudian kita reposisi kembali letak atau posisi dari tiap-tiap komponen ataupun modul yang berubah letaknya sebagai akibat dari ponsel yang terjatuh tadi.

Setelah kita membongkar, memanasi, dan mereposisi semua letak komponen ataupun modul pada tempatnya maka barulah kita boleh menggunakan power supply untuk memeriksa dan menguji ponsel kita apakah kerusakan terletak pada softwarenya atau hardwarenya.
Kemungkinan besar komponen yang rusak sebagai akibat dari ponsel yang terjatuh tadi adalah IC PA atau IC Power.

Namun jika jarum skala ampere pada power supply naik sekitar ± 50 mili ampere saat tombol 'on' pada ponsel ditekan, berarti kerusakan terletak pada softwarenya ponsel. Kita lakukan program ulang (flash) pada ponsel sesuai dengan jenis dan versi ponsel anda saat ini atau kita bisa melakukan proses upgrade versi software ke versi software yang lebih tinggi dari versi ponsel anda sebelumnya.

Coba nyalakan ponsel anda kembali, ponsel anda pasti nyala.
READMORE - Ponsel Jatuh

Thursday, January 21, 2010

Flashing DCT-4 menggunakan UFS

Lanjut kembali dengan tutorial software, kali ini tentang bagaimana cara flashing ponsel dari Nokia DCT-4 dengan menggunakan Box UFS yang disebabkan karena kerusakan software. Bagi yang perlu informasi mengenai apa itu software silahkan dibaca mengenai penjelasan software ponsel dan bagaimana cara membedakan kerusakan software dan hardware dari ponsel yang akan Anda diperbaiki.

Setelah box service terkoneksi dengan komputer dan kabel data sudah terpasang, lanjutkan dengan menekan tombol Check pada program UFS DCTxBB5... yang saya contohkan disini ponsel Nokia 7250i, apabila 1st Boot OK menandakan bahwa ponsel siap untuk di-flashing (perhatikan gambar).

Catatan: Selalu pastikan bahwa ponsel telah di-back up datanya sebelum melakukan proses flashing



Untuk memeriksa firmware yang telah ada sebelumnya, bisa dilakukan dengan menekan tombol Info. (beberapa ponsel yang telah rusak firmware/mati software biasanya tidak akan menampilkan hasil, kecuali bila Anda hanya ingin melakukan up grade versi ataupun bahasa maka akan mepunyai hasil seperti ini)



Tekan tombol Flash kemudian masukkan data dari MCU dan PPM di tempat Anda menyimpan file tersebut, berikut gambar prosesnya.




Saat pengisian data berikut prosesnya dan tunggu sampai selesai.



Bila flashing berjalan normal maka hasilnya seperti ini



Untuk melihat hasil flashing, silahkan tekan tombol Info kembali. Maka akan didapatkan bahwa firmware telah berubah ke versi terakhir yang Anda flashing tadi (lihat hasil gambar Info sebelumnya).



Selesai... segera lepas kabel kemudian nyalakan ponsel, maka ponsel akan kembali normal.
Semoga bermanfaat...

Jangan lupa untuk berlangganan artikel terbaru langsung ke email Anda disini
READMORE - Flashing DCT-4 menggunakan UFS

Saturday, October 24, 2009

White Screen Ponsel SE K 750

SE K750 kadang sering mengalami blank putih pada layar atau istilahnya white screen, pada beberapa tipe SE juga mengalami hal yang sama. Tapi bila kondisi ponsel bisa untuk melakukan panggilan keluar/masuk berarti kerusakan kemungkinan besar terjadi pada hardwarenya, bila sebaliknya berarti kita bisa melakukan langkah mencoba melakukan perbaikan software dengan box flasher.

Berikut ini adalah cara singkat untuk perbaikan data ponsel Sony Ericsson type K 750 , W800 yang menjadi white screen setelah flashing.

1. Lakukan reflash data ponsel terlebih dulu dengan menggunakan beberapa alat flasher (kalo punya box lain...), dan seperti biasa reflash sampai selesai lalu diikuti dengan complete phone, repair dan unlock .

2. Gunakan UFS Tornado untuk menemukan solusinya.

3. Urutan perbaikan dengan UFS adalah seperti dibawah ini :

a. Koneksikan ponsel pada box UFS lalu tekan tombol "GO" .



b. Selanjutnya tekan tombol "Edit FS".


c. Sekitar 30 sampai 50 detik itulah waktu yang diperlukan untuk menunggu munculnya Windows baru yang berkaitan dengan File Manager.

d. Pada Windows baru tersebut tekan tombol Check On dan lanjutkan dengan menekan tombol "scan FS "

e. Tunggulah proses scan FS ini hingga selesai , lalu masuklah ke directory (ifs\setting\display).

f. Hapus keseluruhan file yang terdapat pada display folder ini dan tulis ulang file yang ada di "post" pada display folder tersebut.

g. Sekarang disconect program dan cabut kabel data dari ponsel , lalu periksa lagi keadaan ponsel anda ...........! Semoga Berhasil


catatan : Bila menggunakan SE Tool, reflash ulang ponsel dengan versi r1db001.


READMORE - White Screen Ponsel SE K 750

Friday, October 2, 2009

Prosedur 1200 Unlock




CARA UNLOCK 1200 DENGAN UFS :

- Copykan file "RH-99_v3.40.Unlock Partial" atau " RH-99_v3.44.Unlock Partial" ke RH-99 folder di folder Nokia / products.

- Buka dan Connect Program DCTxBB5.

- Click tabulator DCT4.

- Pilih Product RH-99.

- Masukkan file Unlock Partial RH-99_v3.40 di MCU.

- Centang pilihan proses flashing hanya pada MCU saja.

- Kosongkan kotak Enable pada PPM dan CNT.

- Click tabulator Flash untuk memulai flashing.

Unlock selesai!!!.

CARA UNLOCK 1200 DENGAN IYUMI UNLOCKER :

-Connect UFS ke Komputer.

-Copykan file "RH-99_v3.40.Unlock Partial" atau " RH-99_v3.44.Unlock Partial" ke RH-99 folder di folder Nokia / products.

-Copykan folder 1200 UNLOCKER ke Directory C Komputer.

-Copykan Driver UFS anda kedalam folder 1200 UNLOCKER.(Driver UFS bisa anda peroleh di C/Program Files/Saras Soft/UFS/USB Driver).

-Buka folder lalu click 1200cracked.exe .

-Pada pilihan koneksi pilih UFS.

-Click tabulator Scan Product.

-Click Unlock.

Unlock selesai!!!





READMORE - Prosedur 1200 Unlock

Thursday, July 2, 2009

Atasi Contact Service 6610i $ 7250i

Gunakan file ini untuk flash MCU bila menggunakan Tornado... Syaratnya Firmware hrs sdh versi 4.20..
Atau Patch IMEI dgn JAF menggunakan JAF

Boleh juga coba erase dulu lalu...Flash menggunakan File 7250 baru PM nya menggunakan 6610i / 7250i

1. flash ulang 6610i dengan file versi 4.20 .

2. Setelah reflash ponsel masukan (conser solusinya) di menu mcu , tanpa ppm

3. flash ulang, lalu lakukan UI setting seperti biasa .


Contact service ada dua macam pada 6610i & 7250i

1. conser karena software
bisa dinyalakan dan bisa juga dimatikan !

2. conser karena hardware ,
bisa di nyalakan tidak mau dimatikan !


Penggunaan Patch

>patch mcu nya lalu flash menggunakan file mcu yang sudah di patch tadi !

>versi firmware harus sama dengan versi patch

>6610i flash menggunakan file firmware 7250i juga bisa!

> solusi ini untuk yang hanya punya UFS saja.
READMORE - Atasi Contact Service 6610i $ 7250i

Wednesday, July 1, 2009

Perbaikan Software Ponsel Terdapat 4 Kategori

Secara umum dalam perbaikan Software Ponsel terdapat 4 kategori tindakan, yaitu:

1.Set To Factory Default / Master Reset

Cara perbaikan ini adalah dengan cara mengembalikan semua pengaturan Ponsel menjadi kepengaturan awal seperti Ponsel baru keluar dari pabrik. Metode perbaikan ini tidak melewati proses Flashing akan tetapi hanya melakukan Reset pada semua pengaturan Ponsel. Proses ini akan mengakibatkan data-data user akan hilang, sebaiknya lakukan backup data terlebih dahulu.

Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
• Ponsel meminta kode pengaman (Phone Lock)
• Data user pada IC Flash terlalu penuh
• Kesalahan pengaturan

Prosedur:
• Ponsel kondisi hidup, tidak ada masalah disaat booting
• Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)

2.Format User Area

Pada dasarnya didalam IC Flash Ponsel bukan hanya tersimpan Sistem Operasi saja. Data-data pengguna Ponsel seperti: Data Galery (Photo, Ringtones, Image), phone book, SMS, Game, Aplikasi, dll. Semua data ini tersimpan didalam IC Flash juga, jika data-data tersebut corupt atau bermasalah maka akan mempengaruhi pada kenerja Ponsel, apa lagi bila telah terinfeksi Virus, sehingga kinerja Ponsel menjadi berat bahkan Hank. Dengan melakukan Format User Area, Ponsel dapat menjadi segar kembali akan tetapi resikonya semua data-data User tersebut akan hilang.

Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
• Blank / kegagalan booting
• Terinfeksi Virus
• Application Crashes
• Data user terlalu penuh
• Restart

Prosedur:
• Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)

3.Flash

Kerusakan software ponsel diperlukan pemrograman ulang untuk memperbaikinya, apapun gejala kerusakannya mungkin saja bisa diakibatkan karena kerusakan operating sistem ponsel yang bermasalah. Cara perbaikan ini adalah dengan cara menghapus semua data Firmware yang tersimpan didalam IC Flash Ponsel, lalu dituliskan kembali menggunakan Firmware yang baru dan sesuai dengan ponsel tersebut. Proses hapus dan menulis ini dinamakan Flashing atau biasa disebut “Flash”.
Ponsel yang tidak mempunyai pilihan bahasa Indonesia dapat dirubah menjadi bahasa Indonesia, caranya tidak dengan menambahkan bahasanya akan tetapi dengan cara Flashing, yaitu menghapus semua Firmware yang tersimpan didalam Ponsel lalu menuliskan kembali dengan Firmware yang telah ada bahasa Indonesianya.

Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
• Upgrade
• Mati total
• Restart
• Blank / kegagalan booting
• Blink white screen
• Hank
• Kegagalan fungsi bluetooth
• Contact service

Prosedur:
• 1ST Boot OK
• Semua IC Flash terditeksi dengan baik

4.Full Flash ( + EEPROM Area)

Seringkali permasalahan Software seperti: Contact Service, Blank Nokia, Hank, White Screen, dll yang tidak dapat ditangani dengan cara Flashing biasa seperti Flashing Firmware (MCU & PPM), karena Kinerja Software Ponsel bukan hanya MCU dan PPM saja, ada beberapa sektor yang akan mendukung kinerja Ponsel diantaranya PM (Permanent Memory). PM terprogram pada EEPROM Ponsel (Electrically Erasable Programable Read Only Memory), pada Ponsel Nokia saat ini EEPROM sudah di emulasikan didalam IC Flash. Didalam PM ini akan tersimpan data-data informasi Ponsel yang telah diprogram oleh vendor pembuat seperti: parameter signal, IMEI (International Mobile Equipment Identifier), Security Code, ESN (Elektronik Serial Number), MIN (Mobile Identification Code), SID (Sistem Identification Code), dll

Ada cara-cara khusus dalam perbaikan area EEPROM Ponsel Nokia, sebelum melakukan Flashing MCU dan PPM perlu melakukan Custom Errase terlebih dahulu, Custom Errase digunakan untuk menghapus data IC Flash pada alamat-alamat tertentu atau menghapus keseluruhan data IC Flash. Melalui Custom Errase ini kita dapat menghapus Area EEPROM Ponsel (PM). Setelah proses Erasing PM selesai Selanjutnya Flash MCU dan PPMnya. Selanjutnya kita tulis kembali EEPROMnya menggunakan File PM yang sesuai dengan type Ponselnya. Bila anda tidak mempunyai File PM Ponsel tersebut, anda dapat mem-backup dari Ponsel yang normal dengan cara “Read PM” dari Ponsel yang sama Typenya. Sampai langkah ini Ponsel tidak akan Normal bahkan Ponsel akan menolak SIMCard, tidak akan mendapatkan signal karena status jaringan terkunci, atau Contact Service. Hal ini diakibatkan karena Ponsel dalam status terkunci, maka Ponsel yang telah dituliskan Pmnya perlu disesuaikan dengan Ponselnya dan melakukan Proses Unlock, maka anda perlu melakukan Unlock.

Prosedur:
• 1ST Boot OK
• Semua IC Flash terditeksi dengan baik
• Sebelum melakukan Errase, diharuskan untuk membackup: RPL / Certificate dan PM secara Full.
READMORE - Perbaikan Software Ponsel Terdapat 4 Kategori

Atasi White Screen ponsel SE K 750,W 800 dll

Berikut ini adalah cara singkat untuk perbaikan data ponsel Sony Ericsson type K 750 , W800 yang menjadi white screen setelah flashing.

1. Lakukan reflash data ponsel terlebih dulu menggunakan macam-macam alat flasher , dan seperti biasa
reflash sampai selesai lalu diikuti dengan complete phone ,repair ,dan unlock .

2. Gunakan UFS Tornado untuk menemukan solusinya.

3. Urutan perbaikan dengan UFS adalah seperti dibawah ini :

a. Koneksikan ponsel pada box UFS lalu tekan tombol "GO" .

b. Selanjutnya tekan tombol "Edit FS".

c. Sekitar 30 sampai 50 detik itulah waktu yang diperlukan untuk menunggu munculnya Windows baru yang
berkaitan dengan File Manager.

d. Pada Windows baru tersebut tekan tombol Check On dan lanjutkan dengan menekan tombol "scan FS "

e. Tunggulah proses scan FS ini hingga selesai , lalu masuklah ke directory (ifs\setting\display).

f. Hapus keseluruhan file yang terdapat pada display folder ini dan tulis ulang file yang ada di "post" pada display
folder tersebut.

g. Sekarang disconect program dan cabut kabel data dari ponsel , lalu periksa lagi keadaan ponsel
anda ...........!

catatan : Bila menggunakan SE Tool , reflash ulang ponsel dengan versi r1db001.
READMORE - Atasi White Screen ponsel SE K 750,W 800 dll

Pesan² error yang paling sering di setool

wrong response, break.
loader fs startup failed, that is fatal


artinya: file sistem yang di ponsel telah korup atau rusak anda hanya cukup memperbaiki fs(file system) saja.

ldr_on_ldr hdr no ack,err:10
can't load loader


artinya: ic flash yang sudah lemah atau baterai dibawah 50 persen ,dan sebaiknya menggunakan power suplay. Jika ponsel masih juga muncul pesan error seperti tadi dipastikan ic flash rusak dan harus diganti.

fout_ssw hdr BAD:AA
prepare failed,that is FATAL


artinya: anda salah menentukan pilihan ponsel yang benar. contoh: anda ingin fullflash ponsel k310 tapi di pilihan ponsel anda pilih k800 maka akan muncul pesan error tersebut, atau anda salah dalam memasukkan file yang benar.

Will flash 32 blocks...
Send superblock command NAK


artinya: pada saat flashing terputus tengah jalan dan dapat dipastikan daya baterai sudah tinggal sedikit.

couldn't start your gdfs, failed
cs loader gdfs start up failed


artinya: pada tipe² ponsel terbaru dengan keamanan tinggi seperti cid50/51/52 anda tidak dapat melakukan repair gdfs karena telah bermasalah di security unit ,untuk menyembuhkan ponsel tersebut anda harus memiliki backup security unit pada saat ponsel tersebut masih normal dan tidak dalam kondisi bermasalah di gdfs. disarankan jangan sekali-kali bermain dengan gdfs untuk sistem keamanan yang tinggi yang dimiliki sonyericsson. Gunakanlah file bawaan yang telah disertakan oleh setool yang terletak di folder "gdfs_in_bin_format" dan "gdfs_in_ssw_format"

HDR block not accepted,error:19

artinya: flash cid ponsel terdeteksi CID50 terus firmware yang anda masukkan yaitu CID51 maka akan muncul pesan error seperti diatas
READMORE - Pesan² error yang paling sering di setool

Step Flashing Empty Board Db2020

Pada beberapa kasus mungkin mengharuskan kita untuk mengganti ic flash pada ponsel SE,
contoh mungkin kasus BLINK yg disebabkan karena kerusakan HARDWARE.

Berikut ini adalah penjelasan tentang step flashing empty board pada ponsel SE,dengan menggunakan K800
sebagai contohnya.Untuk Eroom dapat digunakan Eroom K610 seperti DB2020EROM_CNV_RED52_BROWN_CID49_DB2020.ssw,
karena dapat bekerja pada semua ponsel DB 2020.


Step flashing DB2020 empty board.

1.READ GDFS, simpan .

2.Ganti Ic Flash

3.Buka tabulator "empty board",pilih CID 49 dilanjutkan dengan klik recovery

4.Masih di tabulator "empty board" isi firmware sbb :

+DB 2020 gdfs_in_ssw_format_CID49_BROWN.ssw.cry
+DB 2020 EROM_CNV_RED52_BROWN_CID49_DB2020.ssw


5.Pindah ke area utama SE Tool dan masukkan firmware yang sesuai.

>Masukan gdfs sesuai tipe ponsel dalam bentuk *.bin format pada tabulator misc.
>Klik write GDFS

Contoh :

+R1EJ001_1250214_CHINA_WI.ssw.cry
+K800_gdfs.bin

6.Tekan FLASH, ponsel akan direflash dengan firmware dan gdfs sesuai ponsel tersebut.

7.Kembali ke tabulator emptyfill, ulangi proses recovery CID49

8.Masih di tabulator Emptyfill, add file firmware
+DB2020EROM_CNV_RED52_BROWN_CID49_DB2020.ssw
press FLASH

9.Kembali ke area utama SE Tool , reflash ponsel seperti biasa (MAIN+FS+Custpack)

10.Check ponsel,dan setelah flashing semestinya ponsel harus dalam keadaan hidup.(posisi hanya PLEASE WAIT)

11.Buka tabulator Emptyfill pilih CID49 lalu tekan RECOVERY

12.Isi firmware dengan DB2020EROM_CNV_RED52_BROWN_CID49_DB2020.ssw
+Isi IMEI
+Centang WRITE OTP
+Tekan tombol FLASH

FINISH
READMORE - Step Flashing Empty Board Db2020

Arti Menu Pada UFS

Disini saya coba jelaskan fungsi menu pada Box UFS, sebagai berikut :

MCU Sw = data Utama ponsel (jika Corrupt ponsel akan Matot, dsb)

PPM Sw = data Paket Bahasa (jika Corrupt ponsel akan Blank)

Prd.Cd = Product Code (bisa diubah agar sesuai Back Casing dengan menggunakan PM Edit)

Bpr Cd = Basic Product Code = sama dengan Prd.Cd

Pro. Sn = Product Serial Number

HW = Hardware ID ponsel tersebut

PCI = Peripheral Component Interconnect (jalur antar komponen)

UEM = Universal Energy Management ID = IC Power Nokia DCT4/WD2

UPP = Universal Phone Processor ID = CPU Nokia DCT4/WD2

RFIC = Radio Frequency IC ID = Identitas IC Signal Processor Nokia

DSP = Data Signal Processor ID

LCD = Type Liquid Crystal Display yang terpasang

IMEI = International Mobile Equipment Identity = No. IMEI ponsel.

SLconf = SIM Lock Configuration = Kode jaringan. Keadaan Standar adalah 001-01. selain itu maka ponsel dalam keadaan terkunci

SLprof = SIM Lock Proof

SLvar = SIM Lock variable

SLaux = SIM Lock auxiliary

Provider = Operator yang mengunci ponsel. Test Equipment adalah kondisi normal (tidak terkunci) Not found berarti keadaan terkunci (4 locks) dibawahnya adalah kode yang perlu ditekan pada ponsel untuk membuka kunci jaringan

MCU Sw = (Master Control Unit) berisi Data Utama ponsel –> versi / tgl / type / model dari ponsel yang sedang Connect.

PPM Sw = (Post Programmable Memory) berisi Data Paket Bahasa (harus sama versi dengan versi file MCU).

DSP Sw = (Data Signal Processor) berisi Data yang tersimpan dalam CPU MAD.

DSP ISw = berisi type ROM ponsel DCT3 dalam hal ini ROM5 (Maka MAD yang tercantum adalah v18)

PPM Lp = Language Pack L = Bahasa Indonesia (8210)

ASIC = Application Specific Integrated Circuit = CPU adalah MAD2WD1 yaitu CPU 8210/3310 DCT3

COBBA = IC Audio Nokia DCT3 dengan Hardware ID 31 dan Serial Number tersebut. Jika S/N = 00000000 maka COBBA rusak/tidak terdeteksi Prod. Id = kode produksi.

MsId = Mobile Serial Identity = kode Identitas dari ponsel.

IMEI Net = IMEI Net yang bisa diganti-ganti.

IMEI Osn = IMEI Original Serial Number (Imei yang tersimpan pada IC Flash) keduanya bisa diganti pada DCT3.

Security = kode pengaman/ Security Code pada ponsel Nokia.

Locks = Network lock : Mcc (Mobile Country Code) dan Mnc =Mobile Network Code) Kode Jaringan standar adalah 000-00. Selain kode itu maka ponsel dalam keadaan terkunci.
READMORE - Arti Menu Pada UFS

Arti Error UFS

Terkadang disaat flashing ponsel kita dihadapkan pada kendala yang cukup rumit yaitu proses flash terhenti dan muncul tulisan error.Tulisan error yang muncul juga tidak selalu sama , ada error 2 , 6 dlsbnya.

Arti error itu sendiri memiliki makna yang berlainan satu dengan yang lain , dan untuk mengartikannya dibutuhkan waktu yang tidak sedikit karena ini menyangkut pengalaman dan jam terbang dari tehnisi tersebut.Oleh karena itulah maka kami coba untuk mengartikan arti dari error ini dengan harapan dapat memberikan sedikit bantuan bagi tehnisi yang sedang mengalami kesulitan untuk kasus serupa.

>Algorythim boot error 2 : Menggambarkan IC CPU rusak , crystal 32,768 rusak.

>Algorythim boot error 6 : Menggambarkan IC CPU rusak , SDRAM rusak.

>Algorythim boot error 7 : Menggambarkan IC CPU rusak

>Algorythim boot error 8 : Menggambarkan IC CPU rusak

>Algorythim boot error 9 : Menggambarkan Modul Bluetooth rusak.

>Algorythim boot error 10 : Menggambarkan IC CPU rusak , IC Flash rusak.

Error yang sama dapat juga terjadi akibat data base type IC Flash flasher kita yang kurang lengkap.Sebagai solusinya, pada folder lain di DVD tutorial ini sudah kami sertakan VIA FLASH UPDATE yang berguna untuk melengkapi data base ic flash ini.
Semoga bermanfaat...
READMORE - Arti Error UFS

Cara flas motorola E2

Yang di butuh kan :

1. kabel Data
2. File Flash
3. Sotfware RSD Lite ( gunakan versi yg terbaru )

step by step procedure :

1. Pastikan batre dalam keadaan full

2. Pastikan driver udah terinstal dengan lengkap

3. Matikan hp dan masuk ke mode boot loader, caranya :
Tekan dan tahan tombol Voice ( di samping kanan, diatas keylock )
dan tombol power on secara bersamaan.dan kita akan masuk ke Bootloader AP (Bootloader pertama ). Setelah beberapa saat tekan tombol Voice lagi untuk masuk ke bootloader BP ( bootloader kedua) Lihat Tampilan akan berubah, jika belum ulangi lagi seperti diatas.
• catatan :
a. AP atau bootloader pertama digunakan untuk flashing file berextensi *.SBF dan *.HS
b. BP atau bootloader kedua digunakan untu flashing file berextensi *.SHX

4. Sebelumnya flahing sebaiknya cek folder dimana kita menyimpan file flash ato firmware rokr e2. perhatikan..biasanya akan ada 2 file yaitu file yg berextensi *.SHX dan satunya lagi berextensi *.SBF Perlu diingat bahwa kita perlu/harus melakukan flashing file dgn extensi *.SHX terlebih dahulu..setelah itu baru melakukan flashing file *.SBF Namun jika hanya satu file ( misal hanya file *.Sbf ) maka cukup flash dengan mode AP saja..

5. Buka program RSlite..pastikan hp dalam mode Bootloader yang kedua. hubungankan hp dgn pc menggunakan kabel data..jika pc anda meminta river, lakukan lah penginstalan driver secara lengkap sehingga program RSDLite dapat mengenali hp tsb.

6. Setelah hp terbaca di RSDLite, saat nya melakukan flashing..Browse dimana anda menyimpan firmware rokr e2 yg berextensi *.SHX dan klik START...Proses flashing akan di mulai.. Tunggulah hingga selesai, Program akan meminta anda untuk : "please manually turn on the phone"
maka cabut ponsel dan matikan. Lepaskan baterai lalu pasang lagi, nyalakan secara biasa. Setelah itu, hubungkan lagi dengan kabel data, status di RSD Lite akan berubah menjadi "PASS. Finished."

7. Ikuti langkah nomor 5 dan 6, kali ini dengan bootloader pertama AP dan file .sbf.

• Beberapa hal yang akan Anda dapatkan setelah flash:
1. Suara yang lebih kencang.
2. Interface yang lebih cepat.
3. Kompatibel dengan file .mpkg (Linux)
4. Dalam beberapa firmware, memungkinkan Anda untuk meng-ekstrak file
archive zip dan rar, membaca script Linux, membuka file text dengan
browser Opera, dan masih banyak lagi.

Selamat mencoba
READMORE - Cara flas motorola E2