Showing posts with label Software. Show all posts
Showing posts with label Software. Show all posts

Thursday, April 22, 2010

Firmware Baru Nokia 5800XM (v50.0.005)

Nokia 5800XM baru saja dibuatkan update firmware terbaru baru v50.0.005. Firmware baru tersebut membawa banyak pembaruan dan perbaikan pada ponsel Nokia Anda, meskipun tidak ada perubahan log secara resmi, update baru ini dilengkapi dengan data peta preloaded bersama dengan Ovi Maps v3.3, dengan suara gratis dipandu navigasi. Update firmware tersebut juga berisi perbaikan bug dan optimasi yang lebih umum yang diperlukan perangkat lunak Anda, karena itu lebih disarankan untuk selalu menjaga perangkat Anda up to date. Firmware baru ini secara bertahap akan bisa disosialisasikan, tergantung pada daerah Anda dan kode produk.

Bagaimana Cara Update Firmware

Ada banyak cara untuk mengupdate firmware pada ponsel Nokia Anda. Untuk menginstal perangkat lunak pada perangkat Anda menggunakan FOTA (Firmware Over The Air), ketik *#0000# pada layar atau melalui Device Manager. Kemudian pilih Options, pilih pembaruan dan ikuti perinytah selanjutnya. Jika update firmware tidak tersedia melalui FOTA, atau perangkat yang Anda gunakan tidak memiliki dukungan untuk layanan ini, Anda juga dapat meng-update firmware Anda menggunakan NSU (Nokia Software Updater) atau Nokia Ovi Suite melalui PC Anda. Setelah Anda koneksikan ponsel, pilih PC Suite dan pastikan bahwa ponsel memiliki Kartu Sim yang terpasang dan profil diatur ke Umum. Beberapa perangkat mendukung UDP (User Data Preservation), yang akan mempertahankan semua data dan konten pada perangkat Anda selama menjalankan proses update. Namun tetap disarankan Anda melakukan full backup untuk menjamin keamanan data Anda.
READMORE - Firmware Baru Nokia 5800XM (v50.0.005)

Monday, March 15, 2010

Ponsel Jatuh


Ponsel jatuh tentu bukan masalah baru, dan biasanya hal itu terjadi karena unsur ketidaksengajaan. Terjatuhnya ponsel bahkan bisa menjadi masalah permanen, apalagi jika terjadi berulang-ulang. Tanpa sengaja ponsel kita terjatuh, karena ponsel terjatuh maka ponsel bisa saja mati, setelah itu kita coba nyalakan kembali ponsel kita tetapi ponsel tidak mau nyala kembali alias mati total.

Berikut prosedur perbaikannya :

Hindari untuk langsung memeriksa dan menguji ponsel dengan power supply, hal ini dimaksudkan untuk mencegah hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel. Sebab kemungkinan besar setelah ponsel terjatuh maka letak daripada komponen ataupun modul dalam ponsel berubah dan tidak pada tempatnya, inilah yang dikuatirkan bisa menyebabkan hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel.

Jadi usahakan terlebih dahulu ponsel tersebut harus dibongkar, dipanasi (diblower), kemudian kita reposisi kembali letak atau posisi dari tiap-tiap komponen ataupun modul yang berubah letaknya sebagai akibat dari ponsel yang terjatuh tadi.

Setelah kita membongkar, memanasi, dan mereposisi semua letak komponen ataupun modul pada tempatnya maka barulah kita boleh menggunakan power supply untuk memeriksa dan menguji ponsel kita apakah kerusakan terletak pada softwarenya atau hardwarenya.
Kemungkinan besar komponen yang rusak sebagai akibat dari ponsel yang terjatuh tadi adalah IC PA atau IC Power.

Namun jika jarum skala ampere pada power supply naik sekitar ± 50 mili ampere saat tombol 'on' pada ponsel ditekan, berarti kerusakan terletak pada softwarenya ponsel. Kita lakukan program ulang (flash) pada ponsel sesuai dengan jenis dan versi ponsel anda saat ini atau kita bisa melakukan proses upgrade versi software ke versi software yang lebih tinggi dari versi ponsel anda sebelumnya.

Coba nyalakan ponsel anda kembali, ponsel anda pasti nyala.
READMORE - Ponsel Jatuh

Thursday, January 21, 2010

Flashing DCT-4 menggunakan UFS

Lanjut kembali dengan tutorial software, kali ini tentang bagaimana cara flashing ponsel dari Nokia DCT-4 dengan menggunakan Box UFS yang disebabkan karena kerusakan software. Bagi yang perlu informasi mengenai apa itu software silahkan dibaca mengenai penjelasan software ponsel dan bagaimana cara membedakan kerusakan software dan hardware dari ponsel yang akan Anda diperbaiki.

Setelah box service terkoneksi dengan komputer dan kabel data sudah terpasang, lanjutkan dengan menekan tombol Check pada program UFS DCTxBB5... yang saya contohkan disini ponsel Nokia 7250i, apabila 1st Boot OK menandakan bahwa ponsel siap untuk di-flashing (perhatikan gambar).

Catatan: Selalu pastikan bahwa ponsel telah di-back up datanya sebelum melakukan proses flashing



Untuk memeriksa firmware yang telah ada sebelumnya, bisa dilakukan dengan menekan tombol Info. (beberapa ponsel yang telah rusak firmware/mati software biasanya tidak akan menampilkan hasil, kecuali bila Anda hanya ingin melakukan up grade versi ataupun bahasa maka akan mepunyai hasil seperti ini)



Tekan tombol Flash kemudian masukkan data dari MCU dan PPM di tempat Anda menyimpan file tersebut, berikut gambar prosesnya.




Saat pengisian data berikut prosesnya dan tunggu sampai selesai.



Bila flashing berjalan normal maka hasilnya seperti ini



Untuk melihat hasil flashing, silahkan tekan tombol Info kembali. Maka akan didapatkan bahwa firmware telah berubah ke versi terakhir yang Anda flashing tadi (lihat hasil gambar Info sebelumnya).



Selesai... segera lepas kabel kemudian nyalakan ponsel, maka ponsel akan kembali normal.
Semoga bermanfaat...

Jangan lupa untuk berlangganan artikel terbaru langsung ke email Anda disini
READMORE - Flashing DCT-4 menggunakan UFS

Monday, December 28, 2009

Keterangan Error pada JAF

Beberapa hal mengenai keterangan error yang terjadi pada saat menggunakan Box flasher JAF

Server error 1

Setiap akan mulai jaf selalu akan memeriksa apakah ada software or firmware terbaru, tapi box tetap bisa digunakan, pesan ini akan muncul terus sampai kita update online.
* Solusinya : update online

6630 error sync the phone

Cek cable ada yang salah.
* Coba Ganti Kabel

Unknown cmd in flash file

File flash yang akan dipakai corupted.
* inlstall ulang file flash dan flash kembali


Hal yang sama untuk pembacaan error JAF dapat disimak pada tulisan dibawah ini :

mcuid AAAA : Ponsel tidak mau on atau signal TX line data terlalu tinggi setelah power dinyalakan(kerusakan pada CPU,TX line data kurang terkoneksi)

mcuid CCCC : Ponsel tidak dapat mengeluarkan signal pada TX line data setelah IC UEM melakukan reset(BSI line tidak terkoneksi dengan baik,check 3,3K resistor yang terdapat pada jalur BSI,atau UEM rusak)

mcuid DDDD : Ponsel tidak dapat mengeluarkan signal rendah TX line data setelah UEM direset(Mungkin UEM rusak atau JAF lama yang memiliki customer ID 85xxxxxx kapasitor dengan nilai 33 pico b/w mbus-ground harus dilepas)

mcuid EEEE : CPU tidak ada respon untuk reflash data

Error loading boot : Problem kurang dapat dipastikan bisa RAM rusak atau CPU yang rusak

Error loading loader : Problem kurang dapat dipastikan bisa RAM,CPU,atau Flash ic yang rusak

Error loading aditional loader : Bluetooth modul rusak(terutama pada Ic) .Untuk solusinya skip bluetooth disaat reflash ponsel

Error erase : IC Flash rusak atau bad connect

Error cmd20 : Ic Bluetooth rusak atau bad connect

Error cmd14 : flash chip problem or old jaf pcb until customer id 85xxxxxx must put a 33 pico capacitor b/w mbus-gnd
Ic Flash rusak atau bad connect atau JAF lama yang memiliki customer ID 85xxxxxx kapasitor dengan nilai 33 pico b/w mbus-ground harus dilepas.

Bila ponsel selalu tidak dapat masuk ke local mode ,silahkan dicheck 68K resistor yang terdapat di jalur BSI dan Ground (Kabel data).
READMORE - Keterangan Error pada JAF

Tuesday, November 17, 2009

Penjelasan Software Ponsel



Ponsel pada generasi sekarang ini sudah lebih maju lagi, dengan perkembangan teknologi digitalnya yang makin sempurna. Seperti halnya komputer, ponsel bukan saja sebagai alat komunikasi melainkan sudah dapat digunakan fungsinya sebagai ponsel kamera, radio, video streem, mms, internet, dan masih banyak lagi kemampuan-kemampuan yang dapat terlayani oleh ponsel.

Dengan menggunakan sistem digital komputerisasi, ponsel membutuhkan suatu perangkat lunak (software) untuk menjalankan semua program yang terdapat pada ponsel.

Perangkat lunak adalah serangkaian instruksi yang dapat dipahami oleh perangkat keras pengolahan data atau komputer sehingga perangkat keras dapat melaksanakn pemrosesan data sesuai dengan yang dikehendaki.

Software atau dapat disebut juga perangkat lunak yaitu perangkat utama ponsel berbasis data. Software berisi serangkaian data instruksi yang mampu dipahami oleh perangkat keras pengolah data sehingga perangkat keras ini dapat memproses data tersebut sesuai dengan kebutuhan. Tanpa adanya software di dalam struktur sebuah ponsel maka ponsel tersebut tidak ubahnya seperti benda mati.


Software ponsel dapat digolongkan menjadi 2 bagian

1. Firmware

Disebut juga sebagai software utama, berfungsi sebagai motor penggerak seluruh sistem pada ponsel. Firmware terdiri dari beberapa bagian struktur data seperti MCU, PPM dan EEPROOM. Data berlabel MCU dan PPM ini tersimpan dalam komponen kontainer data yang bernama IC Flash, kecuali data EEPROOM. Deskripsi dari bagian data firmware ini dapat dijabarkan menurut fungsi dan kegunaannya sebagaimana contoh berikut:

MCU (Micro Control Unit)
Merupakan sebuah data yang memiliki hubungan erat dengan operasi sistem pada ponsel, seperti halnya Windows pada komputer. Bila data ini corrupt atau rusak maka dapat menyebabkan ponsel tidak berfungsi sebagaimana mestinya. MCU memiliki beberapa substansi yang terdiri dari versi, logic, prosedur, kode-kode bluetooth dan peran lain yang tidak kalah penting yakni sebagai pengendali kegiatan operasi suatu sistem.

PPM (Post Programable Memory)
Adalah data yang memiliki substansi yang terdiri dari sistem konversi bahasa, nada dering, gambar-gambar, daftar jaringan serta kode negara. Pilihan bahasa ini sering disebut juga dengan Language Pack. Penggunaan language pack ini jelas berbeda pada setiap negara, tergantung dari area pemasaran ponsel tersebut.

EEPROOM
Bertugas sebagai tempat penyimpan segala informasi yang telah terprogram sejak awal ponsel tersebut dibuat, data tersebut meliputi IMEI (untuk ponsel GSM), ESN (untuk ponsel CDMA), Kode Keamanan, MIN (nomor identifikasi ponsel), SID (identifikasi sistem ponsel).

2. Aplikasi

Berfungsi sebagai software pendukung yang ditujukan untuk menambah fitur sebuah ponsel. Perkembangan yang sedemikian pesat pada sistem aplikasi saat ini memungkinkan ponsel berevolusi dan tidak hanya sekedar sebagai alat komunikasi dan berkirim sms saja, akan tetapi sudah merambah pada fungsi yang lebih vital.

Aplikasi Black List merupakan salah satu contohnya, aplikasi ini mampu menolak nomor telepon yang tidak dikehendaki oleh pengguna ponsel dengan tujuan tertentu. Selain itu masih banyak software aplikasi lain yang dapat dicoba seperti aplikasi Ultra MP3 yang memiliki kemampuan memutar file audio berformat MP3 dengan dukungan grafis yang cukup baik.

Semoga ini dapat sedikit menjelaskan tentang arti software dari sebuah ponsel, bagi yang telah request via email tentang pembahasan hardware mohon kesabarannya karena saya masih banyak kerjaan dan juga harus mempersiapkan materinya.
READMORE - Penjelasan Software Ponsel

Tuesday, November 10, 2009

Membedakan kerusakan Hardware & Software ponsel

Secara garis besar keruskan yang terjadi pada ponsel dapat dikategorikan menjadi dua bagian yaitu kerusakan pada area hardware atau area software. Terkadang dalam membedakan jenis kerusakan yang ada, kita sedikit dibuat bingung manakala kerusakan tersebut tidak menunjukkan gejala yang spesifik mengarah pada salah satu kriteria, sehingga secara tidak langsung akan mempengaruhi keputusan disaat akan memulai repair ponsel tersebut.

Penjelasan dibawah ini mungkin dapat membantu memberikan solusi bagi Anda, khususnya untuk kasus kerusakan yang sulit dibedakan area kerusakannya.


Bluetooth Error

Ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mengetahui jenis kerusakan pada Bluetooth.

1. Dengan mengaktifkan Bluetooth ponsel, jika tidak ada reaksi maka Bluetotth ponsel tersebut sedang bermasalah. Prosentase yang bisa diterapkan adalah 75% untuk kerusakan software dan 25% kerusakan pada hardware.

2. Dengan mengaktifkan fitur Gallery, bila ternyata susah dibuka alias error maka dapat dipastikan kerusakan terletak pada IC Bluetooth modul. Prosentase yang bisa diterapkan adalah 75% untuk kerusakan hardware dan 25% kerusakan pada software.

3. Disaat reflash data ponsel secara tiba-tiba berhenti ditengah jalan dengan disertai munculnya pesan error 9 pada software UFS, ini berarti menunjukkan bahwa IC Bluetooth modul bermasalah. Prosentase yang bisa diterapkan adalah 75% untuk kerusakan hardware dan 25% kerusakan pada software.


Solusi

Contoh kasus pertama dapat kita temui pada ponsel Nokia 7610, 6670 dan 3230... perbaikan secara software dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Untuk Nokia 7610 dan 6670 gunakan file khusus repair Bluetooth, reflash ponsel seperti biasa dan tulis ulang data PM menggunakan file repair tersebut.

Nokia 3230, Anda hanya perlu reflash ulang ponsel dan setelah itu tekan tombol repair Bluetooth

Sedangkan pada kasus kedua dan ketiga, harus dilakukan repair secra hardware, dalam hal ini adalah dengan cara penggantian komponen yaitu IC Bluetooth modul.
READMORE - Membedakan kerusakan Hardware & Software ponsel

Saturday, November 7, 2009

Belajar dari LOG program flasher UFS

Dengan menggunakan UFS kita juga dapat mengetahui kerusakan hardware pada ponsel BB5, dengan cara membaca LOG yang ditampilkan pada program UFS.

Berikut ini ada beberapa tampilan LOG,  saya mencoba sendiri dengan menggunakan ponsel N70..


N70 Mati Total


N70 Mati Total ke-1


1ST BOOT : C0,0C [Rm-84]
OMAP ID : 17100701
OMAP MODE : 00
OMAP PBID : 9D96F399FD6214CB7E24DB8E4BD884ACB7761C90
OMAP HASH : 2C05369F57CC3C4CF9E783E83D9B512B
OMAP ROID : AB5E4ADB27A06946
RAPx ID : 000000010000022600010006000C192101002200
EM 1 ID : 00000232
EM 2 ID : 00000353
RAPx PBID : 02B001019C7C5A5142281C8BA86E61E45092D9F3
RAPx MODE : 00
RAPx HASH : E9EFF4BFAA5393217CA6B17755FC3E14
RAPx ROID : F28A211FCEA7B19D
CMT 1ST Boot OK
CMT 2ND Bt: RAP3Gv2_2nd.fg, Ver: 1.14.5
CMT UNKID : 32 0200000001C300
CMT 2ND Boot OK
CMT ALGO : RAP3Gv3_algo_fps8.fg, Ver: 1.12.5
Check Product, Use newer Flash Update Pack
00000000: 02 00 00 00 00 D1 72 ......r
ERR: CMT ALG Boot CERT MISM
Rebooting Mobile

> Kerusakan bisa disebabkan karena jalur VPP ke IC Flash NOR putus, coba cek jalurnya terlebih dulu


N70 Mati Total ke-2

1st BOOT : C0,0C [Rm-84]
HELEN ID : 17100701
HELEN MODE: 00
HELEN PBID: 55EF7AF2166658B2C24A3C1EFAAF5242CD8D64C2
HELEN HASH: 2C05369F57CC3C4CF9E783E83D9B512B
HELEN ROID: AB5E4ADB27A06946
RAPx ID : 000000010000022600010006000C192101002200
EM 1 ID : 00000232
EM 2 ID : 00000341
RAPx PBID : 0830010DD8B84F5796DF740E51C369ACD95EA7DC
RAPx MODE : 00
RAPx HASH : E9EFF4BFAA5393217CA6B17755FC3E14
RAPx ROID : F28A211FCEA7B19D
CMT 1st Boot Ok
CMT 2nd Bt: RAP3Gv2_2nd.fg, Ver: 1.9.2
CMT FLID0 : 00010002-00000111, Amd No Name
CMT FLCNT : 000000000000000000000000000000000000
CMT 2nd Boot OK
CMT ALGO : RAP3Gv3_algo.fg, Ver: 1.9.3
00000000: 02 00 00 00 00 F1 72 ......r
ERR: CMT Alg Boot Alg Bodr:
Rebooting Mobile

> Sepertinya kasus ini hampir sama dengan yang pertama, akan tetapi jika diteliti maka dapat diketahui IC Flash terdeteksi NO NAME (lihat log)

> Ini terjadi akibat ponsel pernah jatuh ,rebal ulang kaki IC _normal

> Secara teori, NO NAME bisa juga krn kerusakan Flash ..


Product Selection Missmatch

1ST BOOT : C0,07 [Rm-84]
RAPx ID : 000000010000022600010006010C192101003000
EM 1 ID : 00000232
EM 2 ID : 00000353
RAPx PBID : 0C5001097EA20154DD0D85DB30E07C60899DE47C
RAPx MODE : 00
RAPx HASH : BAF3A9C3DBFA8454937DB77F2B8852B1
RAPx ROID : 273F6D55DFAAF68F
CMT 1ST Boot OK
Rebooting Mobile

>Kasus ini dapat terjadi tidak hanya pada ponsel mati tapi bisa juga pada ponsel normal

>Ini diakibatkan dari Bug dalam autodetect product, selain RM-1 6630

>Solusinya gunakan system manual


N70 Mati Total ke-3

1ST BOOT : C0,0C [Rm-84]
OMAP ID : 17100701
OMAP MODE : 00
OMAP PBID : 3271B4D0A1BC32C77C013C5ADF9DC1AA8453F6F1
OMAP HASH : 2C05369F57CC3C4CF9E783E83D9B512B
OMAP ROID : AB5E4ADB27A06946
RAPx ID : 000000010000022600010006000C192101002200
EM 1 ID : 00000232
EM 2 ID : 00000353
RAPx PBID : 1430001828E158517138EDE08E11E9D32C6AF6E6
RAPx MODE : 00
RAPx HASH : E9EFF4BFAA5393217CA6B17755FC3E14
RAPx ROID : F28A211FCEA7B19D
CMT 1ST Boot OK
CMT 2ND Bt: RAP3Gv2_2nd.fg, Ver: 1.21.0
CMT FLID0 : 00EC2250-00000121, Sam K8S6415ETB
CMT FLCNT : 00000000000000000000000000000000000000
CMT MCID0 : FFFF0000-00000000
CMT 2ND Boot OK
CMT ALGO : RAP3Gv3_algo.fg, Ver: 1.31.0
CMT VPP : Internal
CMT ALG Boot OK
APE 2ND Bt: helen3_2nd.fg, Ver: 1.35.0
00000090: 00 00 ..
ERR: APE 2ND Boot FLB1_MSG_C2: APE 2ND CONF:
Rebooting Mobile

> Lokasi kerusakan di area OMAP , NAND dan sekitarnya.
READMORE - Belajar dari LOG program flasher UFS

Wednesday, October 28, 2009

U****k Huawei tanpa Flash

Mau iseng-iseng coba unlock huawei... (bukan ajakan lho... just sharing aja ) tapi ini hanya untuk versi yang pertama selain itu ga bisa, ikutin caranya ya...


1. cek versi huawei caranya pilih menu :

a.Setting
b.phone setting
c.version…ntr ada BOOT:….. APP:… yang terpenting harus 3 agustus 2007.jika benar lanjutkan dengan langkah berikutnya

2. Masukan kartu selain esia, gunakan kartu dari operator yang memiliki frekuensi 800Mhz (saat ini semua frekuensi CDMA menggunakan frekuensi 800Mhz, kecuali Smart)

3. Hidupkan ponselnya

4. Jika muncul tulisan “MIN diluar jangkauan” berarti ponsel harus di-unlock menggunakan software

5. Jika muncul tulisan “silakan masukan SID yang valid” berarti ponsel dapat di-unlock secara manual

6. Tekan tombol Darurat / sos ketik ##412365 dan tombol call

7. pilih no2. system test

8. pliih no5. Nam programing

9. Masukan spc code 000000

10. Selanjutnya tekan oke dan oke sampai muncul tulisan SID ,untuk Fren SIDnya 10530

11. Untuk SID beri input 00000

12. Lanjut dengan menekan oke secara terus menerus sampai muncul menu 1.complete_ 2.continue.. pilih complete

13. Unlocked (done)

Lebih ringan resikonya daripada pake software...

READMORE - U****k Huawei tanpa Flash

Wednesday, October 14, 2009

Info Pemakaian UFS Untuk DCT3

Mungkin saja masih ada yang belum tau soal keterangan info pada menu UFS, walaupun sudah banyak yang lebih tau dari saya. Karena memang box satu ini paling banyak digunakan oleh teknisi hape...hehe..., nah disini saya coba untuk menjelaskan apa sih info detail penggunaan UFS untuk DCT3. Mudah-mudahan kalo ada waktu nanti saya tambahin lagi untuk type lainnya ya, moga membantu.



MCU Sw = (Master Control Unit) Berisi Data Utama HP --> Versi/Tgl/Type/Model dari HP yg sedang Connect.
PPM Sw = (Post Programmable Memory) Berisi Data Paket Bahasa HP (harus sama versi dgn MCU)
DSP Sw = (Data Signal Processor) Berisi Data yg tersimpan dalam CPU MAD
DSP ISw = Berisi Type ROM HP DCT3 dlm Hal ini ROM5 (Maka MAD yg tercantum adalah v18)
PPM Lp = Language Pack L = Bhs Indonesia (8210)
ASIC = Application Specific Integrated Circuit = CPU adalah MAD2WD1 yaitu CPU 8210/3310 DCT3
COBBA = IC Audio Nokia DCT3 dgn Hardware ID 31 dan Serial Number tsb. Jika S/N = 00000000 maka COBBA rusak/tdk terdetect
Prod. Id = Kode Produksi
MsId = Mobile Serial Identity = Kode Identitas dari ponsel
IMEI Net = IMEI Net yg bisa diganti2
IMEI Osn = IMEI Original Serial Number (Imei yg tersimpan pd IC Flash) Kedua2nya bisa diganti pd DCT3
Security = kode pengaman/ Security Code pd HP Nokia
Locks = Network lock : Mcc(Mobile Country Code) dan Mnc=Mobile Network Code) Kode Jaringan standar adalah 000-00. Selain kode itu maka HP dlm keadaan terkunci




MCU Sw = Data Utama HP (Jika Corrupt HP Matot, dsb)
PPM Sw = Data Paket Bahasa HP (Jika Corrupt HP Blank)
Prd.Cd = Product Code (Bisa diubah agar sesuai Back Casing dgn PM Edit)
Bpr Cd = Basic Product Code = sama dgn Prd.Cd
Pro. Sn = Product Serial Number
HW = Hardware ID ponsel tsb
PCI = Peripheral Component Interconnect (Jalur antar komponen)
UEM = Universal Energy Management ID = IC Power Nokia DCT4/WD2
UPP = Universal Phone Processor ID = CPU Nokia DCT4/WD2
RFIC = Radio Frequency IC ID = Identitas IC SIgnal Processor Nokia
DSP = Data Signal Processor ID
LCD = Type Liquid Crystal Display yg terpasang
IMEI = International Mobile Equipment Identity = No. IMEI ponsel.
SLconf= SIM Lock COnfiguration = Kode jaringan. Keadaan Standar adalah 001-01. Selain itu maka HP dlm keadaan terkunci
SLprof = SIM Lock Proof
SLvar = SIM Lock variable
SLaux = SIM Lock auxiliary
Provider : Operator yg mengunci ponsel. Test Equipment adalah kondisi normal(tdk terkunci) Not found berarti keadaan terkunci (4 locks)
dibawahnya adalah kode yg perlu ditekan pd ponsel utk membuka kunci jaringan
READMORE - Info Pemakaian UFS Untuk DCT3

Friday, October 9, 2009

NOKIA DCT4 CONTACT SERVICE HARDWARE OR SOFTWARE

EASY TO FIND WITH UFS+HWK

1)CONNECT UFS+HWK TO PHONE

2)SELECT DCT4 TAB

3)USE INFO BUTTON(SOME TIMES PHONE NOT ENTER LOCAL MODE JUST LONG PRESS POWER BUTTON)

4)CHECK INFO DETAILS




5)SL DATA CORRUPTED(MEANS SIMLOCK ENABLED)

6)JUST UNLOCK PHONE
READMORE - NOKIA DCT4 CONTACT SERVICE HARDWARE OR SOFTWARE

Friday, October 2, 2009

Prosedur 1200 Unlock




CARA UNLOCK 1200 DENGAN UFS :

- Copykan file "RH-99_v3.40.Unlock Partial" atau " RH-99_v3.44.Unlock Partial" ke RH-99 folder di folder Nokia / products.

- Buka dan Connect Program DCTxBB5.

- Click tabulator DCT4.

- Pilih Product RH-99.

- Masukkan file Unlock Partial RH-99_v3.40 di MCU.

- Centang pilihan proses flashing hanya pada MCU saja.

- Kosongkan kotak Enable pada PPM dan CNT.

- Click tabulator Flash untuk memulai flashing.

Unlock selesai!!!.

CARA UNLOCK 1200 DENGAN IYUMI UNLOCKER :

-Connect UFS ke Komputer.

-Copykan file "RH-99_v3.40.Unlock Partial" atau " RH-99_v3.44.Unlock Partial" ke RH-99 folder di folder Nokia / products.

-Copykan folder 1200 UNLOCKER ke Directory C Komputer.

-Copykan Driver UFS anda kedalam folder 1200 UNLOCKER.(Driver UFS bisa anda peroleh di C/Program Files/Saras Soft/UFS/USB Driver).

-Buka folder lalu click 1200cracked.exe .

-Pada pilihan koneksi pilih UFS.

-Click tabulator Scan Product.

-Click Unlock.

Unlock selesai!!!





READMORE - Prosedur 1200 Unlock

Thursday, September 3, 2009

Solusi Praktis Perbaikan Contact Retailer dan Phone Startup Failed

Sering kali kita dihadapkan pada masalah seperti ini, yaitu “Phone Startup Failed, Contact Retailer”. Apabila menghadapi kasus kerusakan seperti ini pada ponsel anda, tidak perlu panik, karena bisa jadi anda dapat memperbaikinya sendiri setelah membaca artikel berikut.

Contact Retailer ini biasa terjadi pada ponsel Nokia yang memiliki system operasi Symbian. Yang dikenal dengan Nokia Series 60 atau golongan WD2 dan BB5. mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini disebabkan karena memori ponsel yang mengalami gangguan atau kerusakan data didalamnya. Sehingga data yang corrupt tadi dapat menimbulkan contact retailer tersebut. Penyebabnya bisa dari terlalu banyak menyimpan data sehingga memory menjadi penuh, kesalahan menginstall aplikasi, ponsel terjatuh, kena air, dan sebagainya.

Langkah pertama yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan ini adalah melakukan soft format ataupun hard format pada ponsel. Apabila ponsel kadang-kadang masih bisa booting sempurna, maka lakukan soft format dengan menekan *#7370# lalu masukkan kode lock 12345.

Proses ini akan menghapus semua data pada ponsel yang menyebabkan masalah ini. Namun biasanya Contact Retailer tidak dapat menyelesaikan booting hingga tidak dapat menekan kode Reset tersebut, maka langkah selanjutnya adalah melakukan Hard Format. Kode ini tidak dapat dilakukan di semua ponsel, hanya ponsel tertentu saja yang bisa menggunakan kode ini. Pada ponsel Nokia 6600, 7610,6670 dan 3230 dapat dilakukan hard format ini dengan menekan keempat tombol yaitu Tombol Call + On/Off + * + 3 saat ponsel dalam keadaan mati, hingga ponsel menyala dan melakukan proses formating sampai selesai .Setelah format selesai dilakukan maka layar ponsel akan tampil pesan insert simcard atau masukkan kartu sim, jika saat melakukan proses tersebut anda menggunakan kartu sim maka setelah proses format selesai , ponsel akan menampilkan menu pada ponsel. Sebelum melakukan format diatas sebaiknya MMC atau memory eksternal dilepas terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya tidak kompatibel antara ponsel dengan MMC tersebut.

Pada Nokia golongan baru BB5, dapat pula dilakukan cara tersebut.

Pada golongan Communicator (9210,9300,9500) dengan cara melakukannya dengan mencopot baterai terlebih dahulu lalu pasang battere kembali dan segera tekan Ctrl + Shift + F hingga muncul jendela konfimasi Formatting.

Pada Nokia 7710 tekan tombol Garis tiga + Menu + Titik kanan tengah seperti pada gambar.



Format pada nokia 6600 secara manual dengan menggunakan kode Tombol Call + On/Off + * + 3



Apabila proses formatting manual selesai, maka kemungkinan besar ponsel dapat kembali normal.

Langkah selanjutnya adalah melakukan formatting User Area dengan menggunakan Box Flasher yang kompatible. Banyak jenis box yang dapat melakukannya antara lain, UFS3 Tornado Flasher, Griffin, MT Box, JAF, PBB, UB, GTI, dan lain -lain. Dengan alat tersebut dapat dilakukan proses formatting serta factory default untuk menghapus data user area serta mengembalikan posisi ponsel kembali standar. Dapat juga dilakukan proses reflashing untuk mengupgrade firmware pada ponsel untuk menyempurnakan dan memperbaiki bug yang ada pada versi firmware sebelumnya. Setelah proses flashing selesai jika tampil Invalid Sim maka Lakukan klik Unlock untuk menyelesaikannya.

Dengan Box tersebut, dapat pula dicek informasi IMEI pada ponsel. Apabila IMEI ponsel ???? berarti kerusakan data pada IC UEM atau IC Flash. Dengan kata lain IMEI UEM dan Flash sudah tidak sama lagi. Lakukan Read UEM untuk mencek kondisi UEM, apabila tetap muncul ??? sudah dipastikan UEM rusak. Namun apabila terbaca IMEI UEM tersebut, maka solusi yang dilakukan adalah Rebuild IMEI pada IC Flash dengan file RPL imei yang sama dengan UEM dengan jalan mengkalkulasinya.

Berikut langkah perbaikan menggunakan tornado :

Sebagai contoh menggunkan ponsel nokia 6670

1. Hubungkan handphone ke box tornado menggunakan kabel flash untuk Nokia 6670. Pastikan kabel berfungsi dan tidak ada pin yang rusak begitu pula programming interface pada mesin PWB bersih dan tidak rusak.

2. Hubungkan juga box tornado ke computer menggunakan USB cable.

3. Hidupkan computer dan aktifkan software tornado untuk Nokia versi terbaru yaitu DCTX_UFS dengan memilih short cut pada layar desktop atau dari start di program file.

4. Aktifkan hubungan computer ke box tornado dengan memilih perintah connect pada tampilan DCTX. Saat proses ini terjadi lampu led TX dan RX pada box tornado akan berkedip hingga tampilan versi software pada box tornado ditampilkan di layar proses /result.



product handphone Nokia 6670 pada folder WD2 yang terdapat disebelah folder DCT4. Jika baseband handphone UEM dan UPP tidak rusak, dengan memilih check box pada autodetect product diikuti dengan menekan tombol check beserta info maka secara automatis product handphone akan dipilih berdasarkan software MCU dan PPM dalam EEPROM/Flash.



6. Selanjutnya lakukan perintah boot up dengan menekan tombol check di handphone. Jika proses berhasil maka tampilan 1st boot ok, WD2 UPP. xxxx Repowering Mobile akan tampil di box result/event jika pesan error tampil maka bagian baseband UEM rusak.

7. Tekan tombol info. Semua informasi software MCU,PPM hingga network akan di tampilkan di result/event. Pada case study ini ditemukan tampilan info sulit untuk ditampilkan. Sering terpotong hanya informasi MCU dan PPM software saja yang tampil sedangkan info lainnya tidak tampil.



8. Lakukan proses check dan info berulang barulah info dapat ditampilkan dengan lengkap. Kerusakan seperti ini dengan gejala sulit untuk membaca informasi pada proses info disebabkan oleh rusaknya sotware bagian MCU dan PPM atau hardwarenya yaitu UPP atau IC flash. Umumnya handphone sulit atau tidak dapat masuk ke kondisi local mode/ local mode error.



9. Lakukan pengisian ulang firmware versi terbaru pada MCU dan PPM Nokia 6670 dengan proses flash. Jika ditemukan kegagalan dalam proses flash lakukan penghapusan EEPROM dengan menggunakan fasilitas ERASE Flash. Pilih Firmware lainnya dengan memilih versi firmware yang lebih lama.



Dengan melakukan Erase EEPROM dan pemasukan firmware yang berbeda masih ditemukan tampilan pesan “Contact Retailer” pada Nokia 6670 ini. Begitu juga setelah melakukan master reset dengan *#7730# dan formatting handphone dengan 3, *, tombol panggil dan tekan sakelar On bersamaan..

Dengan melakukan semua langkan diatas kerusakan sudah dapat di alokasikan bukan pada bagian software handphone Nokia 6670 tetapi rusak di bagian base bandnya.

Langkah selanjutnya buka casing handphone untuk mengeluarkan mesinnya. Setelah melakukan visual check terhadap mesin ini ditemukan mesin dalam kondisi masih baru dan bersih belum pernah di service.

Rework koneksi micro BGA pada IC di bagian baseband dimulai dengan IC power UEM tetap memberikan tampilan “Contact Retailer”. Rework ( solder ulang melalui solder uap ) dilakukan dengan flux,temperature hot air,tekanan angin, jarak dan waktu yang optimal. Kesalahan pada proses rework dapat membuat handphone lebih rusak lagi bahkan fatal handphone mati sama sekali dan tidak dapat diperbaiki kembali. Jika anda belum terbiasa atau kurang pengalamannya dalam pengerjaan proses rework micro BGA ini sebaiknya jangan mencobanya karena type handphone Nokia terbaru keluaran 2005 sudah dilengkapi oleh micro BGA yang bebas dari timah sehingga membutuhkan temperature yang lebih tinggi dalam proses rework. Pengalaman kami pada rework 6670 dan 7710 dengan temperature yang tidak terkontrol membuat mesin handphone/PWB rusak karena hangus dan bending. Sehingga terjadi putus jalur pada layer PWB bagian dalam. Jika anda tidak yakin dalam rework ini sebaiknya serahkan handphone ke service centre terdekat yang berpengalaman.

Berikutnya rework di bagian CPU/UPP dengan parameter yang sudah ditentukan seperti diatas.Hasilnya proses rework inilah yang dapat mengatasi kerusakan “Contact Retailer” pada handphone Nokia 6670 ini. Setelah proses tersebut handphone akan normal kembali dan dapat masuk ke dalam menu handphone tanpa ada kekurangan atau efek kerusakan berantai yang disebabkan oleh kerusakan mikro BGA pada bagian UPP.

Dengan case study ini dapat disimpulkan kerusakan “Contact Retailer” pada handphone Nokia 6670 yang sudah lengkap dengan aplikasi multimedia ini bukan sekedar kerusakan pada bagian software semata tapi terkait juga pada bagian hardware baseband khususnya CPU/UPP. Kerusakan karena software biasanya akan memberikan tampilan “Contact Retailer” yang permanen tatapi bila kerusakan pada hardware UPP pesan ini tidak tetap adakalanya handphone normal dan tanpa peringatan memberikan pesan tersebut.

Gejala seperti ini biasanya membingungkan bagi pengguna handphone dan menyulitkan teknisi dalam analisa kerusakan, karena kerusakan tidak menentu akibat terjadi intermittent system pada handphone. Sesaat handphone normal dilain waktu muncul pesan kerusakan. Kerusakan dengan gejala ini dapat menyebabkan kondisi fatal yaitu handphone mati karena salah analisa beserta penanganannya dan tidak mungkin untuk diperbaiki kembali karena membutuhkan biaya yang sangat tinggi sekali sama dengan harga handphone sejenis yang baru.

Sekali lagi kami sarankan bila anda kurang pengalamannya dalam rework mikro BGA di UEM dan UPP sebaiknya serahkan saja handphone ke service centre yang sudah berpengalaman untuk menghindari resiko-resiko seperti diatas.

Langkah terakhir adalah kerusakan pada hardware ponsel yang biasanya disebabkan oleh bagian memory ponsel yaitu IC Flash dan RAM. Terutama IC Flash 1 yang menyimpan data User Area. Lakukan Erasing Flash 1 dengan address 02000000 hingga 027FFFFF, apabila terjadi erasing error bisa dipastikan kerusakan pada IC Flash tersebut Lakukan penggantian IC Flash dan setelah itu proses flashing kembali.
READMORE - Solusi Praktis Perbaikan Contact Retailer dan Phone Startup Failed

Atasi App Closed Main Error Tanpa Format

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

* Jalankan aplikasi file manager untuk melacak file dalam ponsel (aplikasi tersebut seperti, SeleQ, Fexplore, YaExplore atau lainnya)
* Masuk ke folder C:\system\bootdata, kemudian pilih ‘Firstbootdata’
* Pilih option, delete file
* Selanjutnya matikan ponsel dan keluarkan MMC dari dalam ponsel
* Setelah MMC dilepaskan, hidupkan kembali ponsel tanpa MMC (akan tampil format jam lalu masukkan tanggal dan jam)
* Matikan ponsel, kemudian pasang kembali MMC dan hidupkan ponsel
* Ponsel Telah Normal

Catatan:
Untuk menghindari perubahan pada menu ponsel, anda dapat melakukan langkah dibawah ini:

* Backup file aplications.dat
* Gunakan aplikasi file manager untuk mengeksplorasi data, C:\system\data
* Pilih Applications.dat, tekan option, copy
* Kemudian “paste” file tersebut ketempat yang aman, misalkan: E
* Jadi jika Anda ingin menu tampilan ponsel kembali seperti sebelum melakukan perbaikan. Cukup lakukan copy file back up aplications.dat tadi kedalam folder (C:\system\Bootdata). Tekan yes ketika muncul tampilan untuk melakukan overwrite file.
READMORE - Atasi App Closed Main Error Tanpa Format

Monday, August 3, 2009

Pengertian Hardware Dan Software Pada Handphone

Hardware ( Perangkat Keras ) yaitu Peralatan atau perangkat yang dapat dilihat dan disentuh serta dapat dirasakan dengan sentuhan tangan. Dengan kata lain seluruh bagian yang terdapat pada perangkat elektronika baik dari mulai komputer, telepon selular atau perangkat elektronika lainnya yang akan selalu dijumpai yang namanya hardware. Dalam persiapan untuk memperbaiki atau mereparasi Pesawat Telepon Selular. Cara kerja dari hardware ini sangat tergantung pada software, karena perintah yang dijalankan berdasarkan atas perintah software

Software ( Perangkat Lunak ) yaitu sesuatu yang dapat dilihat atau didengar tetapi tidak dapat dipegang atau diraba, tergantung posisi atau tempat dimana software itu sendiri berada. Sebagai gambarannya, software dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok atau bentuk seperti tampilan atau gambar yang dapat kita lihat pada layar monitor atau LCD dan berupa suara baik suara yang keluar maupun suara yang masuk
READMORE - Pengertian Hardware Dan Software Pada Handphone

Thursday, July 2, 2009

Atasi Contact Service 6610i $ 7250i

Gunakan file ini untuk flash MCU bila menggunakan Tornado... Syaratnya Firmware hrs sdh versi 4.20..
Atau Patch IMEI dgn JAF menggunakan JAF

Boleh juga coba erase dulu lalu...Flash menggunakan File 7250 baru PM nya menggunakan 6610i / 7250i

1. flash ulang 6610i dengan file versi 4.20 .

2. Setelah reflash ponsel masukan (conser solusinya) di menu mcu , tanpa ppm

3. flash ulang, lalu lakukan UI setting seperti biasa .


Contact service ada dua macam pada 6610i & 7250i

1. conser karena software
bisa dinyalakan dan bisa juga dimatikan !

2. conser karena hardware ,
bisa di nyalakan tidak mau dimatikan !


Penggunaan Patch

>patch mcu nya lalu flash menggunakan file mcu yang sudah di patch tadi !

>versi firmware harus sama dengan versi patch

>6610i flash menggunakan file firmware 7250i juga bisa!

> solusi ini untuk yang hanya punya UFS saja.
READMORE - Atasi Contact Service 6610i $ 7250i

Wednesday, July 1, 2009

Gejala Kerusakan yang diakibatkan karena Security

Apapun gejala kerusakan yang diakibatkan karena Security yang bermasalah, diantaranya:

• IMEI, harus bagus tidak boleh rusak, IMEI (International Mobile Equipment Identity) tersimpan pada NOR Flash. Bila rusak maka security bermasalah. Bagaimana cara mengetahui rusak tidaknya IMEI? Yaitu dengan cara Info pada flasher box atau dengan menekan tombol *#06#. Ciri IMEI yang bagus, akan sesuai dengan IMEI di Back Casing, sedangkan yang rusak akan menampilkan nomor IMEI “12345610654321”.

IMEI : 357062-00-416456-1 (tergantung nomor imei hpnya) ->Imei Valid (Normal)

IMEI : 12345610654321? -> Imei rusak

• SIM Lock Data, harus normal. Baik tidaknya SIM Lock data dapat diketahui dengan cara melihat proses info. Pada proses Info akan membaca IMEI dan SIMLOCK data.
Biasanya bila SIMLock yang normal akan menampilkan provider (Finland, Vodafone,dll) itu menandakan bahwa SIMLOCK normal. Data SIM Lock tersimpan pada data PM di Sector 308. Yang jelek biasanya konfig keynya FFFFFF dan providernya “unknown
provider”.

Autorisasi SX4, Sekuriti Otorisasi SX4 ialah sekuriti yang digunakan untuk melakukan perubahan pada area PM yang terproteksi, setelah autorisasi terhadap smartcard SX4 harus diakhiri dengan write PM pada Field 1 dan 309. Syaratnya SX4/otorisasi SX4 dapat berhasil, apabila SIMLock data dan IMEI bagus (Valid), bila salah satunya rusak maka proses SX4 tidak akan berhasil. Cara menentukan apakah Otorisasi SX4 ini perlu dilakukan atau tidak (dengan catatan simlock data dan imei harus valid) yaitu dengan cara melakukan self test dengan flasher box:



Misalkan kita mendapatkan kasus “Contact service” atau “Contact Retailer”, ketika di Info, IMEI bagus, SIMLOCK bagus tapi ponsel masih bermasalah. Kita dapat mengetahuinya melalui Selftest, kita lihat dimana permasalahannya melalui hasil pembacaan self test, bila “ST_SECURITY_TEST Failed” berarti permasalahan pada SX4, kita tinggal SX4 lalu melakukan write PM yang mengandung field 1 dan 309 saja. Apabila Anda melakukan Write Full PM, jangan disertakan dengan Field 308, sebab akan menimpah kembali SIMLocknya, terkecuali bila menggunakan file PM dari hasil Backup dari ponsel tersebut.
READMORE - Gejala Kerusakan yang diakibatkan karena Security

Permasalahan Security Nokia BB5

Penyebab kerusakan pada Security Nokia BB5 dapat disebabkan oleh beberapa faktor

1. faktor kesengajaan, biasanya terjadi akibat ponsel yang telah dilakukan Full errase yang mengakibatkan area sekuriti terhapus.

2. Dikabatkan karena write PM/ pemrograman ulang pada area eeprom ( Write PM Full)

3. Jaringan dan SIM lock (SP Lock) yang dikunci oleh vendor seperti: Vodafone, T-Mobile, dll. Biasanya ponsel seperti ini yang datang dari luar negri dengan keadaan terkunci pada suatu jaringan.

4. Diakibatkan karena prosedur Unlock yang tidak sempurna

5. Penggantian RAP atau NOR Flash.

Masalah yang dapat ditimbulkan dari beberapa faktor diatas, ditambah faktor2 lain (kerusakan Hardware), hasilnya akan sama. Seperti: “Contact service”, “Phone Restricted”, “SIM Not Valid”, “Contact Retailer”, Watchdog effect (3 menit mati), permasalahan tersebut diakibatkan karena security yang rusak.


READMORE - Permasalahan Security Nokia BB5

Perbaikan Software Ponsel Terdapat 4 Kategori

Secara umum dalam perbaikan Software Ponsel terdapat 4 kategori tindakan, yaitu:

1.Set To Factory Default / Master Reset

Cara perbaikan ini adalah dengan cara mengembalikan semua pengaturan Ponsel menjadi kepengaturan awal seperti Ponsel baru keluar dari pabrik. Metode perbaikan ini tidak melewati proses Flashing akan tetapi hanya melakukan Reset pada semua pengaturan Ponsel. Proses ini akan mengakibatkan data-data user akan hilang, sebaiknya lakukan backup data terlebih dahulu.

Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
• Ponsel meminta kode pengaman (Phone Lock)
• Data user pada IC Flash terlalu penuh
• Kesalahan pengaturan

Prosedur:
• Ponsel kondisi hidup, tidak ada masalah disaat booting
• Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)

2.Format User Area

Pada dasarnya didalam IC Flash Ponsel bukan hanya tersimpan Sistem Operasi saja. Data-data pengguna Ponsel seperti: Data Galery (Photo, Ringtones, Image), phone book, SMS, Game, Aplikasi, dll. Semua data ini tersimpan didalam IC Flash juga, jika data-data tersebut corupt atau bermasalah maka akan mempengaruhi pada kenerja Ponsel, apa lagi bila telah terinfeksi Virus, sehingga kinerja Ponsel menjadi berat bahkan Hank. Dengan melakukan Format User Area, Ponsel dapat menjadi segar kembali akan tetapi resikonya semua data-data User tersebut akan hilang.

Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
• Blank / kegagalan booting
• Terinfeksi Virus
• Application Crashes
• Data user terlalu penuh
• Restart

Prosedur:
• Disaaat dihubungkan ke Flasher Box, status ponsel “Local Mode” (tertampil di LCD)

3.Flash

Kerusakan software ponsel diperlukan pemrograman ulang untuk memperbaikinya, apapun gejala kerusakannya mungkin saja bisa diakibatkan karena kerusakan operating sistem ponsel yang bermasalah. Cara perbaikan ini adalah dengan cara menghapus semua data Firmware yang tersimpan didalam IC Flash Ponsel, lalu dituliskan kembali menggunakan Firmware yang baru dan sesuai dengan ponsel tersebut. Proses hapus dan menulis ini dinamakan Flashing atau biasa disebut “Flash”.
Ponsel yang tidak mempunyai pilihan bahasa Indonesia dapat dirubah menjadi bahasa Indonesia, caranya tidak dengan menambahkan bahasanya akan tetapi dengan cara Flashing, yaitu menghapus semua Firmware yang tersimpan didalam Ponsel lalu menuliskan kembali dengan Firmware yang telah ada bahasa Indonesianya.

Metode perbaikan tersebut dapat menyelesaikan permasalahan:
• Upgrade
• Mati total
• Restart
• Blank / kegagalan booting
• Blink white screen
• Hank
• Kegagalan fungsi bluetooth
• Contact service

Prosedur:
• 1ST Boot OK
• Semua IC Flash terditeksi dengan baik

4.Full Flash ( + EEPROM Area)

Seringkali permasalahan Software seperti: Contact Service, Blank Nokia, Hank, White Screen, dll yang tidak dapat ditangani dengan cara Flashing biasa seperti Flashing Firmware (MCU & PPM), karena Kinerja Software Ponsel bukan hanya MCU dan PPM saja, ada beberapa sektor yang akan mendukung kinerja Ponsel diantaranya PM (Permanent Memory). PM terprogram pada EEPROM Ponsel (Electrically Erasable Programable Read Only Memory), pada Ponsel Nokia saat ini EEPROM sudah di emulasikan didalam IC Flash. Didalam PM ini akan tersimpan data-data informasi Ponsel yang telah diprogram oleh vendor pembuat seperti: parameter signal, IMEI (International Mobile Equipment Identifier), Security Code, ESN (Elektronik Serial Number), MIN (Mobile Identification Code), SID (Sistem Identification Code), dll

Ada cara-cara khusus dalam perbaikan area EEPROM Ponsel Nokia, sebelum melakukan Flashing MCU dan PPM perlu melakukan Custom Errase terlebih dahulu, Custom Errase digunakan untuk menghapus data IC Flash pada alamat-alamat tertentu atau menghapus keseluruhan data IC Flash. Melalui Custom Errase ini kita dapat menghapus Area EEPROM Ponsel (PM). Setelah proses Erasing PM selesai Selanjutnya Flash MCU dan PPMnya. Selanjutnya kita tulis kembali EEPROMnya menggunakan File PM yang sesuai dengan type Ponselnya. Bila anda tidak mempunyai File PM Ponsel tersebut, anda dapat mem-backup dari Ponsel yang normal dengan cara “Read PM” dari Ponsel yang sama Typenya. Sampai langkah ini Ponsel tidak akan Normal bahkan Ponsel akan menolak SIMCard, tidak akan mendapatkan signal karena status jaringan terkunci, atau Contact Service. Hal ini diakibatkan karena Ponsel dalam status terkunci, maka Ponsel yang telah dituliskan Pmnya perlu disesuaikan dengan Ponselnya dan melakukan Proses Unlock, maka anda perlu melakukan Unlock.

Prosedur:
• 1ST Boot OK
• Semua IC Flash terditeksi dengan baik
• Sebelum melakukan Errase, diharuskan untuk membackup: RPL / Certificate dan PM secara Full.
READMORE - Perbaikan Software Ponsel Terdapat 4 Kategori